Istilah Bullying dalam Al-Qur’an : (a) Istihza, artinya adalah mengolok-olok. Disebutkan dalam surah Al-Baqarah ayat 14. (b) Talmiz, saling mencela. Disebutkan dalam surah al-Hujurat ayat 11. (c) Sakhr, yaitu merendahkan dan mengejek. Hal ini pernah disebutkan Al-Quran ketika menyinggung umat Nabi Nuh yang mengejek Nabi Nuh ketika hendak membuat bahtera. Dalam surah Hud ayat 38.
Dalil Anti Bullying Dalam Al-Qur’an : (a) Al-Humazah ayat 1 : وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍۙ ١ Artinya, “Celakalah setiap pengumpat lagi pencela.” (b) Al-Hujarat ayat 11 : يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُوْنُوْا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَاۤءٌ مِّنْ نِّسَاۤءٍ عَسٰٓى اَنْ يَّكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّۚ وَلَا تَلْمِزُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوْا بِالْاَلْقَابِۗ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوْقُ بَعْدَ الْاِيْمَانِۚ وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الظّٰلِمُوْنَ ١١, Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan itu) lebih baik daripada mereka (yang mengolok-olok); dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan lain (karena) boleh jadi perempuan (yang diolok-olok itu) lebih baik daripada perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela dan saling memanggil dengan julukan yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) fasik) setelah beriman. Siapa yang tidak bertobat, mereka itulah orang-orang zalim.” (c) Al-Ahzab ayat 58 : وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا Artinya, “Orang-orang yang menyakiti mukminin dan mukminat, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, sungguh, mereka telah menanggung kebohongan dan dosa yang nyata
Demikian penjelasan terkait larangan terhadap tindakan bullying secara tegas tercermin dalam ajaran Al-Qur’an. Al-Qur’an menekankan pentingnya menghormati dan memperlakukan terhadap sesama dengan adil tanpa melakukan kekerasan atau intimidasi. Ayat-ayat Al-Qur’an mengajarkan untuk berperilaku dengan kelembutan dan kesopanan serta menghindari perilaku yang merugikan atau menyakiti orang lain. Wallahu a’lam.